Sabtu, 20 September 2014

Tugas Analisis Puisi

WANITAKU
(Ika Ulfanalia)

Wanita…
Terlahir istimewa
Seperti bidadari bumi
Yang terus pancarkan senyum bahagia
Terkadang muram
Tapi tak berarti senyumnya padam

Kerasnya alur dunia
Membuatnya kuat melebihi
Sapaan hujan yang murka akan tingkah manusia
Hatinya suci bagai peri surga

Wanita….
Meski sering terluka
Karena harapan dan lika liku kehidupan
Tapi ia selalu ada hati untuk memaafkan
Pedihnya skenario Tuhan
Tak membutakan hatinya untuk tetap bertahan








ANALISIS PUISI

Puisi yang berjudul “Wanitaku” menceritakan ketegaran seorang wanita.
Pada bait pertama terlahir istimewa  seperti bidadari bumi menggambarkan bahwa seorang wanita diciptakan Tuhan dengan berbeda seperti istimewa. Parasnya yang cantik bak bidadari yang ada di bumi.
Pada kutipan bait kedua kerasnya alur dunia membuatnya kuat melebihi sapaan hujan yang murka akan tingkah manusia. Menceritakan ketegaran/kekuatan wanita yang luar biasa dalam menghadapi lika liku dunia.
Dalam kutipan bait ketiga meski sering terluka karena harapan dan lika liku kehidupan tapi ia selalu ada hati untuk memaafkan. Menceritakan bahwa meski sering merasa terluka maupun tersakiti oleh kehidupan tapi Ia senantiasa untuk memaafkan.

Bantul, 11 September 2014
Mangetahui                                                   Penulis
Orang tua/wali       



Widodo                                                        Ika Ulfanalia





Tidak ada komentar:

Posting Komentar